Wednesday, May 22, 2013

The Rocker That Savors Me

Data Buku
Judul : The Rocker That Savors Me
Penulis : Terri Anne Browning
Bahasa : Inggris
Format : Kindle, 227 pages
Tahun Terbit : April 2013
Rating : 3.5 out of 5 stars
 Layla…
…has had a hard life. On her own at a young age, always having to do what needed to be done just to survive. Now she has two other people depending on her and she needs a job fast before they get evicted. A job interview introduces her to Jesse Thornton, the delicious drummer for Demon’s Wings. He reminds her of all the mistakes of her past, but is also her hope for the future.

Jesse…
…has never let anyone in. The only real family he has ever had are his band brothers and Emmie—the only women he has ever loved. But then Layla comes into his life and he would do just about anything to get one taste. Can he move past his own insecurities and allow this woman into his heart?

Saya udah pernah cerita di review buku pertama seri ini (The Rocker That Holds Me) kalo saya suka banget sama cerita para rockers ini dan berharap ada lanjutannya. Sepertinya harapan saya nyampe ke penulis buku ini (GR ah kau, wi!) karena beliau menulis lanjutannya. Dan gak main-main, buku kedua ini bercerita tentang Jesse pula, anggota Demon's Wings favorit saya. So dengan semangatnya, langsung dong saya kontak temen saya supaya dia beliin ebooknya. *reviewer kurang modal* X))

Cerita di buku ini merupakan kelanjutan buku pertama.
Di sini dikisahkan Emmie dan ke-4 member Demon's Wings sudah membeli sebuah rumah. Yep, mereka memutuskan untuk settle down dan gak hidup di bus tour lagi. Masalahnya Emmie lagi hamil dan kondisinya gak memungkinkan untuk ngurusin rumah gede, apalagi para rocker itu gak ada yang bisa bantu beresin rumah. Jadi dicarilah seorang house keeper untuk membantu Emmie, dan terpilihlah Layla.

Layla ini punya bad experience di masa lalu yang berhubungan dengan rocker. Pengalaman ini membuat Layla alergi dan berjanji gak bakal mau berhubungan sama rocker lagi.
Tapi kok begitu Layla ketemu Jesse (rocker botak seksi dari Demon's Wings) dia langsung merasa ada ribuan kupu-kupu beterbangan di perutnya ya? Bukan kupu-kupu lagi malah, satu bonbin beterbangan rasanya. Dan gayung bersambut, karena Jesse pun merasakan hal yang sama.

Masalahnya, kenangan buruk dan alergi Layla pada rocker gak segampang itu hilang. So...bisakah Jesse membantu dia untuk mengatasi traumanya?

Saya udah bilang kalo saya excited sama buku ini, dan setelah membacanya...hmm....gimana ya? Ayo kita bahas sisi plusnya dulu yaa.

Pertama, saya suka karena buku ini sedikit lebih panjang dari buku pertama. Seenggaknya karakter Jesse dan Layla bisa lebih dieksplorasi lah. Dan nggak terasa diburu-buru. Lalu setting waktunya pun gak lama setelah ending buku 1. Jadi di buku ini kita bisa baca tentang kelanjutan kisah Emmie & Nik dari buku sebelumnya.  Berhubung saya masih kangen sama 2 tokoh itu, jadi saya senang baca kelanjutan kisah mereka. ^_^

Point plus berikut ada di gaya bercerita yang multiple POV. Narasi gak hanya dari sudut pandang Layla, tapi juga Jesse (kadang ada POV Emmie juga). Bikin saya jadi ngerti dan tahu kalo Jesse beneran menganggap Emmie sebagai adiknya. Gak sekali pun Jesse pernah naksir Emmie dalam kapasitas Emmie sebagai wanita. Nice to be sure about that.

Lalu saya juga suka pada karakterisasi Jesse dan Layla.
Di buku 1 udah digambarkan kalo Jesse itu sexy, protective, caring, sexy (iyaa sengaja diulang 2x). Setelah baca buku ini,saya jadi tahu kalo Jesse itu family man, responsible dan romantis. Apa sih yang kurang dari cowok ini? (Ada 1 sih kekurangannya, yaitu : dia gak ada di hidup saya #halah)
Dan Layla emang pasangan yang tepat buat Jesse, secara dia juga sama protective, caring, dan responsible-nya seperti Jesse. Yaah...saya sih ngerasa karakter Layla agak mirip Emmie. Tapi satu yang saya salut, Layla bisa lho gak ngerasa cemburu sama sekali melihat kedekatan Emmie dan Jesse.

Nah sisi minusnya buat saya ada di insta-love antara Jesse dan Layla. Yang mereka alami itu beneran love at first sight. Baru pertama ketemu udah langsung "lusting" to each other dan berkembang jadi cinta aja. Yeah...konsep insta love itu gak masuk buat ya. Untungnya chemistry antara Jesse dan Layla masih asik diikutin. Dan biar kata instalove, seenggaknya masih believable deh buat saya.

Sisi minus berikutnya adalah perasaan saya bahwa buku ini "in-between".
See...bukan hanya karakter Jesse dan Layla yang ter-eksplor di sini, tapi juga karakter pendukung seperti Lana (adiknya Layla) dan Drake (member Demon's Wings yang lain). Hal ini emang bagus, karena pembaca bisa lebih mengenal karakter lain.
Tapi juga jadi point negatif karena...di antara cerita tentang kehamilan bermasalahnya Emmie, romansa Layla & Drake, serta cuilan kisah tentang traumatic past-nya Drake, membuat romansa tentang Jesse dan Layla sendiri kurang tergali. Masa lalu Jesse kurang dibuka (padahal sama seperti member Demon's Wings yang lain, dia juga punya hantu masa lalu sebenernya) dan pengungkapan masa lalu Layla pun cuma selewat gitu aja. Kurang dramatis, kurang bombastis, jadi berasa nanggung gitu sih.

But overall...saya makin suka sama Jesse dan jadi penasaran banget sama karakter Drake dan kelanjutan kisah dia dan Lana di buku ketiganya. Katanya sih buku ketiga (The Rocker That Needs Me) direncanakan terbit akhir bulan Agustus 2013 ini. Aaarrgh...why August can't come fast enough? :))

PS : So I got this link from Terri Anne Browning herself. She said one of book blogger made an interview with Nik Armstrong to make readers get to know him more. Read it, guys. And be "aaww"-ed by Nik. Here's the link : click here

12 comments :

  1. Selalu seneng baca reviewnya mba dewi, ngalir dan enak diikutin.. hihihi.. walaupun covernya kayaknya intimidating (yang mana aku agak2 "ngeri" jangan2 nanti bertemu adegan-adegan gitu) tapi dari reviewnya aku malah jadi penasaran kan sama Jesse. *salahin mba dew*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasi, ana.
      Eng....emang ada sih adegan gitu2-nya. Tapi gak mengganggu isi cerita. Baca ajaa dan kenalan sama Jesse yuks X)

      Delete
    2. kak Dewi, salam kenal. Bleh minta ebooknya gag kak ?. Please.

      Delete
    3. ini kak, kalo kakak mau ngasih cmyollentlent@yahoo.com

      Delete
  2. Hahaha... Dewiii... aku liat your review ini bertengger di dashboard blogger, sengaja ngga kubaca, takut kebanting sama reviewmu haha. Baru berani baca setelah posting. Hihihi... Sukaaa sama reviewmu (kayak baru kali ini aja)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ish...kebanting gimana maksudnya, mbaaakkk? Reviewmu juga baguuss.

      Delete
  3. bwakakakakaka, satu bonbin
    aku minta ebooknya dong, wi *teman yang nggak modal*

    ReplyDelete
  4. Dewii,, mau ebooknya yg ini juga yaa.. Pls send to ineke7@gmail.com

    Makasiii :)

    ReplyDelete
  5. huaaa...
    makasih kak Dewi buat ebook The rocker that hold me.
    aku mau dong yg kedua ini.
    email aku rikanovarti@yahoo.com
    thankss before ya kk.. :D

    ReplyDelete
  6. Salam kenal mbak Dewi.
    Mbak aku blh minta ebook the rockers serie kah?
    Email ku yosi.oktoratia22@gmail.com
    Makasih mbak :)

    ReplyDelete
  7. Salam kenal mbak..
    Mbak aku blh minta ebook the rockers serie?
    Email ku hafifah.h006@gmail.com
    Makasih mbak :)

    ReplyDelete
  8. Hallo kak.. boleh minta ebook the rocker series?
    email aku karigel13@gmail.com
    makasih ya kakkk ^^

    ReplyDelete