Saturday, July 13, 2013

Scene On Three (1)



Scene On Three adalah meme baru dari Bzee yang membahas adegan menarik dari suatu buku. Adegannya bisa apa saja, baik berupa dialog maupun deskriptif pemandangan.
Meme ini tampak menarik (dan button-nya juga cantik), bikin saya tertarik ikutan walo saya sadar diri saya kurang konsisten untuk hal rutin semacam meme.

Anyhoo....inilah Scene On Three perdana saya, diambil dari buku yang baru selesai saya re-read :


Yep, adegan fenomenal dari buku yang tak kalah fenomenalnya : Harry Potter & The Deathly Hallows.
Apa yang paling menarik buat saya sehingga memilihnya sebagai Scene On Three perdana saya?
Karena kesetiaan dan ketulusan perasaan Snape? Well...itu juga sih. Tapi terutama karena saya salut dengan kejeniusan Rowling yang tertuang dalam adegan 2 baris ini.

See...hanya dibutuhkan 1 pertanyaan dari Dumbledore dan 1 kata dari Snape untuk membalik semua perasaan negatif dan antipati yang awalnya dirasakan pembaca terhadap Snape. Pembaca yang tadinya gak suka sama Severus Snape langsung berbalik mengelu-elukannya sebagai pahlawan tepat setelah adegan ini (hayooo....ngaku deh). Dan karenanya salut tertinggi saya berikan kepada Rowling sebagai peramu adegan simple nan touching ini.

Inilah Scene On Three pertama saya, apa Scene On Three-mu?
Tertarik mengikuti meme ini? Silakan langsung klik button di atas. Berikut saya copy-kan rule Scene On Three :
  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).


10 comments :

  1. Huaa, Snape... Selama re-read ini aku juga memperhatikan banyak detail dan memang kuakui J.K.Rowling itu jenius. Makasih udah ikutan, ga konsisten gapapa, yang penting sering *eh

    ReplyDelete
  2. Duh, liat baris terakhir halaman itu, jadi berkaca kaca, padal kacamata ketinggalan di rumah, padal segera masuk kelas.... Hiks... Iya, setelah pembaca geram karena Snape bunuh Dumbledore di buku 6, kebencian pembaca jadi tambah menjadi. Di buku 7, Rowling enak banget membaliknya jadi cinta.... She's a real witch :)

    ReplyDelete
  3. Galau kalo ingat adegan ini (╥﹏╥)
    Nice scene ^_^

    ReplyDelete
  4. iya, jenius banget yah J.K Rowling.
    eehhh, aku jadi dapet ide untuk Scene on Three berikutnya, hohho XD

    ReplyDelete
  5. jujur, aku ngga pernah benci sama Snape, bahkan waktu di buku 6 yg dia bunuh Dumbledore, aku tetap ngga benci, aku merasa there are something behind that murder dan ternyata bener aja, jawabannya ada di buku 7. Maksudku tuh rasanya ngga mengejutkan kalau Snape melakukan hal itu krn Harry selalu curiga sama dia. Karena sejak buku 1, Rowling udah membuat pembaca antipati karena sifat Snape,tapi Dumbledore selalu percaya sama dia dan aku penasaran apa rahasia Snape sampe penyihir macam Dumbledore bisa percaya, jadi pasti ada twistnya, dan adegan "Always" nya inilah twistnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku awalnya biasa aja sih sama Snape, Gak anti, tapi bukan fansnya juga.

      Berubah ngefans setelah liat Alan Rickman jadi Snape :))

      Delete
  6. Aku sama kayak Lina, dari awal gak bisa bener-bener benci sama Snape karena aku terlalu percaya sama Dumbledore. Rasanya karena Dumbledore percaya 100% sama Snape jadi pasti ada sesuatu yang tersembunyi dan blm dikasi tau ke pembaca..dan ternyata tebakanku bener.

    Tapi JKR bener2 witch..jago banget dia..pengen banget ketemu dia dan nanya2 sepuasnya semua hal yang ingin kugali ttg dunia Harry Potter.

    ReplyDelete
  7. whoaaaa Snape.... si Snape ini emang tokoh paling brilliant yg diciptakan sama tante Jo dech.... :3

    ReplyDelete